Teleconference, SBY dan Tifatul Berbalas Pantun

- detikNews
Senin, 30 Nov 2009 15:35 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring melakukan teleconference dalam rangka pencanangan program pemerintah 'Desa Berdering'. SBY berada di Istana Negara, Jakarta, sementara Tifatul berada di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Saat melakukan percakapan jarak jauh tersebut, mereka saling berbalas pantun.

Diawali dengan sambutan Tifatul dari Mataram. Lewat layar lebar yang disediakan di Istana Negara, SBY dan seluruh tamu undangan bisa menyaksikan pidato Presiden PKS tersebut. Di akhir sambutannya, Tifatul menyampaikan pantun yang ditujukan kepada SBY.

"Kelapa gading dimasak lalu dihidangkan, 'Palapa Ring' sudah dibangun, tolong Pak Presiden resmikan," ucap Tifatul yang langsung disambut tepuk tangan hadirin di Istana Negara.

Tak mau kalah dengan Tifatul, Presiden SBY di akhir sambutannya juga membacakan pantun balasan. "Burung Kedasih bersuara nyaring hinggap di kayu, Terimakasih Pak Tifatul Sembiring, thank you."

Sama halnya saat Tifatul menyampaikan pantun, tepuk tangan serta tawa nyaring juga mengiringi pembacaan pantun oleh SBY tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, SBY juga melakukan telepon dengan dua warga yang terletak di desa terpencil di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs Alwi dan warga desa terpencil di pedalaman Pulau Kalimantan, Pak Suni.

Baik Pak Alwi dan Pak Suni saling menceritakan kebahagiaannya dengan masuknya telepon di kampung mereka. Dengan adanya program 'Desa Berdering', mereka bisa menjual hasil pertanian ke kota cukum dengan telepon saja. 'Sebelumnya harus diangkut ke kota 11 kilometer," cerita Pak Alwi.

Di akhir dialog, Pak Suni juga menghadiahi SBY dengan pantun 'maksa'. "Bunga Mawar Bunga Melati, disiram di siang hari. Wahai Bapak SBY yang baik hati, cukup di sini terimakasih."

Mendengar pantun tersebut, SBY dan hadirin tertawa.

(anw/nrl)