Namun Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) RI Muladi menganggap tuntutan itu sebagai hal yang terlalu berlebihan.
"Itu tuntutan berlebihan. Beri kesempatan untuk menjelaskan," ujar Muladi ketika ditemui wartawan usai menghadiri acara pertemuan para Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan XLIII Lemhannas RI dengan Wapres RI Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (30/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beri kesempatan. Apalagi jabatan wapres adalah jabatan yang memang bergejolak, " sebut pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman ini.
Muladi juga mengatakan bahwa sangat tidak arif jika hanya bekal curiga kemudian seorang tokoh langsung disuruh mundur. "Harus diberi kesempatan dulu. Kok disuruh turun, gimana? Orang mencurigai saja, disuruh turun," ujar politisi Golkar ini.
(gun/nrl)











































