"Saya akan melakukan evaluasi ke dalam baik personel, sistem maupun perkara yang menjadi perhatian publik, yang penanganannya mengalami hambatan," kata Ito.
Hal ini disampaikan dia usai sertijab di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2009).
Selain itu, Ito berjanji akan menertibkan makelar kasus dan calo-calo.
"Sebagaimana disampaikan Pak Kapolri juga, mulai hari ini akan menertibkan makelar-makelar kasus. Calo-calo juga akan ditertibkan," ujar dia.
Namun sebagai manusia biasa, Ito mengaku mempunyai kelemahan-kelemahan. "Saya merasa bukan yang terbaik. Saya mendapat amanat yang cukup berat dari kapolri, saya harus banyak belajar," kata pria doktor hukum pidana ini.
Bagaimana cara memberantas markus? "Kita harus lihat dulu. Apa sih definisi markus, siapa dan bagaimana, kita akan bersama-sama dengan Propam dan Irwasum dulu. Bareskrim bukan menutup diri. Tetapi, kita hanya mencoba fokus pada pekerjaan kita," papar dia.
Ito juga berharap terjalin komunikasi seluas-luasnya dengan rekan-rekan media massa.
"Tolong beritahukan apabila ada hal-hal yang perlu dipecahkan bersama-sama, saya mohon dikoreksi juga dan dikritik yang sifatnya membangun," kata Ito.
"Kita ingin Bareskrim yang sudah baik prestasinya bisa lebih baik lagi. Pak Susno itu sahabat saya, banyak yang sudah beliau lakukan. Dan tentunya bagi orang baru, saya tidak ingin janji terlalu banyak," lanjut teman seangkatan Susno di Akpol 1977 ini.
(aan/nrl)











































