"Mereka terbagi dalam delapan belas kelompok penerbangan," kata Kepala Seksi Kedatangan dan Pemulangan Panitia Penyelenggara Ibadah haji (PPIH) Iskandar M Noor kepada wartawan di Kantor Daerah Kerja Makkah, Syisha, Makkah Al Mukarramah, Minggu (29/11/2009).
Menurut Iskandar, ke-18 kloter atau kelompok jamaah haji yang pertama akan dipulangkan ini berasal dari sejumlah embarkasi seperti Medan, Balikpapan, Makassar, Solo, Banjarmasin, Jakarta, Surabaya dan Batam. Setelah diberangkatkan dari Makkah menuju Jeddah, jamaah ini akan mengikuti city tour sebelum berangkat pulang ke kampung halaman masing-masing.
Iskandar menambahkan, banyak jamaah mengajukan permohonan untuk dipulangkan ke Tanah Air lebih awal dari jadwal, usai wukuf dan lempar jamarat. Sampai saat ini, ada sekitar 131 surat permohonan pulang awal atau istilahnya 'Tanazul'. Beragam alasan digunakan jamaah saat mengajukan kepulangan lebih awal dari jadwal, seperti urusan dinas yang tidak bisa ditinggal, karena ada urusan keluarga, dan lain-lain.
Terkait persoalan tersebut, Kepala PPIH Daerah Kerja Makkah, Subakin Abdul Muthalib mengakui pihaknya telah menerima surat permohonan pemulangan dini. Namun, tidak semua permohonan itu bisa dipenuhi, karena pemulangan awal lebih diprioritaskan kepada jamaah sakit yang berdasar pertimbangan dokter sudah boleh pulang. (zal/ddt)











































