"Ya, kalau partai lain menghendaki, kami siap saja," kata Ketum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie usai menghadiri penutupan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Jateng di Hotel Metro Semarang, Jl. Pemuda, Minggu (29/11/2009) sore.
Ical, sapaan akrab Aburizal, mengaku sejak awal partainya mendorong terbentuk pansus hak angket. Tujuannya, bukan untuk menjatuhkan pemerintah, melainkan untuk menghindari kecurigaan terhadap pemerintah.
Mantan Menko Kesra ini mengaku mendapat informasi jika tanggal 21 Desember mendatang, DPR akan menggelar rapat. "Setelah (pansus) terbentuk, ya langsung bekerja," ungkapnya.
Di hadapan 300-an kader Golkar, Ical berpesan kader melek media. Tidak hanya tampil di media mainstreanm, tapi juga muncul di jejaring sosial, semacam facebook atau twitter. Hal itu perlu demi mendekatkan diri kepada khalayak.
"Melalui media, kita bisa sampaikan kiprah dan gagasan-gagasan kita. Agar kita makin dicintai rakyat," katanya.
Selain menyampaikan orasi politik, Ical juga melantik kepengurusan DPD Partai Golkar Jateng periode 2009-2015. Ia hadir bersama Ketua Dewan Pertimbangan Partai Akbar Tandjung, Ketua DPP Priyo Budi Santoso, dan sejumlah petinggi DPP.
(try/mad)











































