Pemerintah Harus Buktikan Kualitas Pendidikan Aceh-Papua Rata

PK Atas Larangan UN

Pemerintah Harus Buktikan Kualitas Pendidikan Aceh-Papua Rata

- detikNews
Minggu, 29 Nov 2009 11:20 WIB
Pemerintah Harus Buktikan Kualitas Pendidikan Aceh-Papua Rata
Jakarta - Pemerintah akan mencari novum (bukti baru) untuk upaya peninjauan kembali (PK) atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang melarang Ujian Nasional (UN). Novum baru bisa disebut kuat bila pemerintah membuktikan kualitas pendidikan dari Aceh sampai Papua merata.

"UN dianggap keliru oleh MA lantaran standar kualitas pendidikan di Jakarta yang well informed dengan yang di ujung Papua disamakan," ujar guru besar hukum tata negara dan administrasi negara Universitas Parahyangan Prof Dr Asep Warlan Yusuf ketika berbincang dengan detikcom, Minggu (28/11/2009).

Padahal, imbuh Asep, kualitas sarana dan prasarana pendidikan tidak sama. Untuk itu dalam kasasi MA pemerintah juga dituntut memperbaiki sarana, prasarana dan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia dulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika M Nuh berdalih gugatan warga negara itu dilakukan tahun 2006 dan diputuskan tahun 2007 sebelum ada keputusan 20 persen APBN untuk anggaran pendidikan, Asep mengaku itu baru ikhtiar atau usaha. Belum cukup kuat untuk dijadikan novum.

"Itu bukan temuan baru. Baru ikhtiar. Pendidikan yang didanai belum tercapai tujuannya. UN-nya tetap dipermasalahkan. Kalau sarana masih belum merata, pengujian serahkan pada masing-masing sekolah. Sehingga bukan hanya muridnya saja yang dihukum, sekolah, Pemda bahkan pemerintah pusatnya juga kena hukuman. Kalau UN kan hanya menghukum muridnya. MA melihat itu nggak fair," tegas Asep.

(nwk/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini