Seperti terjadi kemarin (27/11/2009), Duta Besar Salim Said dan Duta Besar Datuk Zainal Abidin terlihat intens bercakap dalam pelaksanaan shalat Id bersama masyarakat di Wisma Duta Indonesia Praha.
"Kedua Duta Besar merintis tradisi saling bertemu sekurangnya dalam dua hari raya, Idul Fitri dan Idul Adha, sebagai inspirasi agar rakyat kedua bangsa hidup rukun, saling menghormati dalam kedamaian," Counsellor Pensosbudpar Azis Nurwahyudi kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Islam adalah agama sangat terbuka dan mewajibkan umatnya untuk berbuat baik dan toleran terhadap orang-orang yang tidak memerangi karena agama," pesan KH Hambali.
KH Hambali mencontohkan hubungan baik dan penghormatan Nabi Muhammad SAW kepada Abu Tholib, meskipun dia bukan beragama Islam.
Shalat Idul Adha di Praha kali ini berlangsung istimewa dengan kehadiran Rektor Institut Kesenian Jakarta Dr. Wagiono Sunarto bersama rombongan yang tengah berada di Ceko untuk misi kesenian. Â Â Â Â
Seusai shalat, masyarakat kedua negara bersama-sama menikmati makanan tradisi lebaran, antara lain lontong sayur dilengkapi dengan berbagai lauk khas Indonesia dan Malaysia. Selain itu ada juga Coto Makassar dan Wedang Ronde yang menghangatkan suasana.
(es/es)











































