Dari data Siskohat Departemen Agama, jamaah haji yang meninggal dunia sebelum Wukuf adalah Jaeni Sanusi asal Cirebon, Jawa Barat. Ia meninggal di Arafah sebelum prosesi wukuf berlangsung. Pria asal kloter JKS 30 ini meninggal akibat serangan jantung sesaat setelah tiba di tendanya.
Berdasar data sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat), jenazah telah dikebumikan di pemakaman Hawa. Tiga jamaah lainnya wafat pada Hari Arafah. Mereka adalah Syafi`i Lahaman asal Kuantan Sengingi (Riau), Normala Bukeri asal Barito Kuala (kalimantan Selatan), dan Murtamat Abdul Djalil asal Trenggalek Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, berdasar data Balai Pengobatan Haji Indonesia, sebanyak 126 orang mengikuti safari wukuf di Arafah. Sebanyak 34 orang diangkut dalam posisi tidur dengan 17 ambulans, 19 orang dengan tiga mobil coaste, dan 73 orang diangkut dengan tiga bus.
Mereka berangkat dari BPHI yang berlokasi di Holidiyah Makkah sekitar pukul 14.30 dan tiba di Arafah pukul 17.15. Di antara jamaah yang sakit ini, tiga di antaranya menjalani ibadah hajinya dibadalkan.
(zal/lrn)











































