Supriyanto, Camat Tanjung Priok, menyatakan acara takbir dan dzikir bersama di Kelurahan Warakas ini merupakan ungkapan kebahagiaan warga menyambut Hari Raya Idul Adha.
"Acara ini merupakan sebuah wujud kebahagiaan warga menyambut Hari Raya Idul Adha dan wujud syukur atas ketentraman kehidupan bermasyarakat di Warakas. Takbir bersama ini tentunya juga lebih baik dibandingkan takbir keliling yang kadang membahayakan dan sudah dilarang oleh pemerintah", kata Supriyanto dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (27/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain takbir bersama, jamaah yang hadir juga memperoleh ceramah tentang makna kurban dari Ustadz Nur Albar, salah satu penceramah muda yang sering muncul di layar televisi.
Kepanitiaan acara ini melibatkan pengurus masjid, tokoh masyarakat, pengurus RT-RW, pengurus PKK, Dewan Kelurahan, Karang Taruna serta komponen masyarakat lainnya.
(anw/anw)











































