Sikap Kejagung Pertaruhkan Kewibawaan Presiden

Kasus Bibit-Chandra

Sikap Kejagung Pertaruhkan Kewibawaan Presiden

- detikNews
Kamis, 26 Nov 2009 13:21 WIB
Sikap Kejagung Pertaruhkan Kewibawaan Presiden
Jakarta - Presiden SBY jelas-jelas meminta agar persoalan Bibit-Chandra tidak sampai dibawa ke pengadilan. Namun yang terjadi, Kejagung justru mengulur-ngulur waktu. Apa yang ditunjukkan Kejagung dinilai mempertaruhkan kewibawaan Presiden.

"Sikap itu mempertaruhkan kewibawaan Presiden," kata Direktur Reform Institute Yudi Latief saat dihubungi, Kamis (26/11/2009).

Yudi mengkritisi sikap Kejagung yang belum juga menghentikan kasus tersebut. Ia menduga ada beberapa kemungkinan Kejagung bersikap seperti itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejagung sedang mencari-cari usaha untuk melanjutkan kasus tersebut atau sebagai strategi penyelamatan bagi berbagai kepentingan," tandasnya.

SBY dalam sikap resminya 23 November lalu meminta agar perkara Bibit-Chandra dihentikan oleh Kejagung dan Polri. Berkas Chandra telah dinyatakan P21 dan Chandra akan diserahkan ke Kejari Jaksel.
(mok/nrl)


Berita Terkait