"Jangan menunda-menunda, seharusnya cepat. Jangan terlalu lama karena bisa muncul dugaan macam-macam, seperti Kejagung melakukan pembangkangan atas perintah Presiden," kata Ketua Forum Rektor Edy Suandi Hamid melalui telepon, Kamis (26/11/2009).
Dia melihat, Kejagung dalam perkara ini hanya berpikiran pendek dengan strategi untuk menyelamatkan muka. "Kejagung masih bersandar dan berkutat pada aturan formal. Itu hanya karena takut kehilangan muka," terang Edy yang juga Rektor UII ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Publik sudah bosan melihat tindakan yang terlalu lama, pembenahan harus segera dilakukan," tutupnya.
(ndr/nrl)










































