“Seluruh elemen bangsa yang mendukung penyelenggaraan negara yang bersih dari KKN, harus mengawal angket Century ini. Jangan sampai dukungan FPD menjadi 'kuda troya' yang justru menjadi salah satu bagian dari upaya penggagalan proses angket dari dalam," kata Ketua Presidium Pengurus Pusat Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muda Indonesia (Masika ICMI) pada detikcom, Kamis (26/11/2009).
Menurut Nasih, dukungan 100% anggota FPD atas pengajuan hak angket kasus Century menimbulkan kecurigaan. Ia khawatir nasib hak angket hanya akan berakhir menjadi arena jual beli kepentingan politik semata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasih juga mengingatkan agar hak angket ini tidak berakhir antiklimaks. "Hak angket yang sebelumnya diajukan itu kandas karena hanya menjadi alat gertak sambal untuk menaikkan bargaining politik agar dapat memperbesar jabatan di pemerintahan dan “masuk angin” karena iming-iming politik-uang," tegasnya.
(ape/nrl)











































