"Kita minta bertemu dengan penjual, karena ini seperti penipuan," kata Agus, warga Slipi di pelataran parkir Plaza EX, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (25/11/2009).
Agus menyatakan telah mengantre sejak pukul 10.00 WIB. Ia juga telah ikut mengantre dengan ratusan orang lainnya. "Harusnya penjual gentleman bicara ke publik. Kita beli bukan minta," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun karena membludaknya pembeli maka antrean menjadi kacau dan sempat timbul kericuhan antara pembeli HP tersebut. Bahkan ada beberapa orang yang pingsan. (nal/iy)











































