"Kami semua bersyukur peninjauan kembali (PK) (dikabulkan). Ini sejarah, karena dikeluarkan pertama untuk saya. Ini membuktikan, tidak semua kasus korupsi PK nya ditolak oleh MK," ujar Rokhmin dalam acara syukuran pembebasan dirinya di LP Cipinang, Jakarta, Rabu (25/11/2009).
Rokhmin mengaku tidak mendendam terhadap siapapun. Ia yakin tidak akan mengalami kesulitan mencari pekerjaan setelah bebas.
"Setelah ini saya akan berjalan seperti biasa menjadi nelayan, kembali mengajar dan menjadi peneliti," katanya.
Pria yang menggunakan batik coklat ini keluar LP Cipinang pukul 13.00 WIB dengan didampingi Ketua MPR Taufiq Kiemas dan mantan Ketua DPR Akbar Tandjung. Rokhmin disambut 100 massa pendukungnya di pintu pengunjung LP.
"Allahu Akbar, hidup Pak Rokhmin," teriak mereka sambil berebut salaman kepada Rokhmin.
Sebelumnya, mantan Menpora Adhyaksa Dault juga mendatangi Rokhmin dan menyapa para pendukung Rokhmin.
(amd/iy)











































