Neta: Ito Hasil Politik Tawar Menawar Kapolri dan Susno

Neta: Ito Hasil Politik Tawar Menawar Kapolri dan Susno

- detikNews
Rabu, 25 Nov 2009 10:14 WIB
Neta: Ito Hasil Politik Tawar Menawar Kapolri dan Susno
Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai pengangkatan Irjen Pol Ito Sumardi Junisanyoto menjadi Kabareskrim Mabes Polri merupakan hasil politik tawar-menawar antara Komjen Susno Duadji dengan Kapolri Jenderal BHD. Ito dipromosikan jadi Kabareskrim karena merupakan teman dekat Susno.

"Ito itu satu angkatan dengan Susno, teman dekat. Sepertinya ada politik tawar-menawar antara Kapolri dan Susno. Boleh gantikan Susno tapi digantikan dengan satu angkatan," kata Neta kepada detikcom, Rabu (25/11/2009).

Dengan dicopotnya Ito, kaderisasi di tubuh Polri belum sepenuhnya dilaksanakan. Karena Ito satu angkatan dengan Susno. "Tetap saja angkatan 1977. Harusnya diganti sama angkatan lebih muda. Yang lebih muda juga cukup potensial," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Neta menilai, Ito tak layak menjadi Kabareskrim. Terlebih karena Ito pernah tersandung isu tak sedap tentang perjudian saat menjabat Kapolda Riau.

Atas isu tersebut, Ito kemudian diperiksa Propam Mabes Polri. Neta menilai Kapolri tidak terbuka atas hasil pemeriksaan Propam.

Selain itu, menurut Neta, Ito tidak piawai di bidang reserse. Kendati Ito pernah di reserse, Ito lebih cocok di bidang lalu lintas.

"Masih banyak yang piawai di bidang reskrim," kata Neta.

Dalam TR bernopol 618/XI/2009 tanggal 24 November 2009, posisi Susno digantikan oleh Ito. Susno kini menjadi perwira tinggi Polri nonjob.
(mei/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads