"Saya menyampaikan hormat terimakasih dan penghargaan saya kepada masyarakat Maluku serta tetuah adat yang telah memberikan gelar kehormatan bagi saya malam ini,"Β kata SBY memulai sambutan setelah dianugerahi gelar kehormatan tertinggi dari tetuah adat Maluku, di Baileo Siwa Lima, Ambon, Maluku, Selasa (24/11/2009).
SBY pun mengungkapkan komitmennya untuk lebih memperhatikan rakyatnya. Kepada segenap tetuah adat, Bupati/Walikota, dan Gubernur yang hadir, SBY menjanjikan kesejahteraan bagi rakyat Maluku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY berharap perdamaian Maluku yang akan dikukuhkannya dalam perayaan hari perdamaian dunia esok pagi akan terjaga. Dengan demikian, rakyat Maluku diharapkan semakin sejahtera.
"Semoga perdamaian ini berkelanjutan untuk membangun Maluku di masa depan," imbuh SBY.
Menteri koordinator kesejahteraan rakyat Agung Laksono menilai pernyataan SBY sebagai tugas untuknya. Agung merasa diberi tugas cukup berat dalam fungsi kerjanya mensejahterakan rakyat.
"Memang pada akhirnya salah satu dari tiga jangkar pemerintahan beliau kan pembangunan perekonomian dan kesejahteraan rakyat, demokrasi dan keadilan. Dari sejak awal beliau tekankan masalah kesejahteraan yang memang tugas berat bagi saya," kata Agung berbincang dengan detikcom di Hotel Aston, Ambon, Maluku.
Namun Agung akan menanggapi "tantangan" ini dengan kerja kerasnya. "Supaya mewujudkan mengimplementasikan bagaimana misi beliau dalam menjalankan pemerintahan kedepan untuk pada akhirnya mensejahterakan rakyat," tandasnya.
(van/mad)











































