"Saya sangat kecewa karena tidak disebut-sebut kedaulatan hukum bagaimana memberantas korupsi. Semua terasa bagi saya, melarikan diri, bersihkan diri, cuci tangan," kata Gus Dur di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2009).
Menurut Gus Dur, tidak ada yang serius disampaikan SBY soal kedaulatan hukum.
Direktur Pasca Sarjana Sekolah Teologi dan Filsafat Driyarkara Frans Magnis Suseno pun menyampaikan kekecewaan yang sama. Ia merasa pidato SBY kurang tegas.
"Saya juga kecewa karena rekomendasi dari Tim 8 yang meminta kasus ini diselesaikan tidak banyak dibicarakan. Presiden hanya bilang, kasus tidak dibawa ke pengadilan. Itu kurang," papar dia.
Frans berharap seharusnya pidato SBY bisa lebih jelas mengingat Bibit dan Chandra sudah dipermainkan.
(aan/iy)











































