"Saya menolak menjadi saksi Yang Mulia, karena saya tidak pernah diperiksa untuk Pak Wili," ujar Amsi.
Amsi menjelaskan hal itu dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (24/6/2009).
Ketua Majelis Hakim Artha Theresia membujuk Amsi agar mau bersaksi. Menurut Artha inilah kesempatan Amsi untuk memberi tahu yang sebenarnya terjadi.
"Apakah Saudara diancam? Katakan siapa yang mengancam. Penyidik? Bilang, agar nanti kita bisa hadirkan," ucap Artha.Β
Namun pria asal Flores ini hanya bergeming.
Dalam BAP penyidikan, Amsi mengendarai Toyota Avanza dan bertugas untuk memperlambat atau menghentikan mobil BMW Nasrudin, sehingga Heri Santoso dan Daniel Daen Sabon yang berboncengan dengan sepeda motor, bisa menembak Nasrudin.
(rdf/nrl)











































