Rapat tersebut berlangsung di Gedung Putih pada Senin, 23 November pukul 20.13 waktu setempat. Pertemuan itu diikuti pula oleh Wakil Presiden AS Joe Biden, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Hillary Clinton, Menteri Pertahanan AS Robert Gates dan pejabat-pejabat tinggi lainnya.
Itu merupakan pertemuan kesembilan yang dilakukan Obama seiring kian dekatnya keputusan yang akan dibuat Obama mengenai Afghanistan. Obama akan memutuskan apakah akan mengirimkan lagi 40 ribu personel militer AS ke negeri tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung Putih tidak memberikan tanggal pasti untuk pengumuman soal keputusan Obama mengenai Afghanistan.
"Waktu yang paling mungkin adalah pekan depan," kata juru bicara kepresidenan Robert Gibbs seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (24/11/2009).
Saat ini ada sekitar 110.000 pasukan asing, termasuk 68.000 pasukan AS di Afghanistan. Mereka terus memerangi kelompok perlawanan Taliban yang semakin sering melancarkan serangan.
Selama dua bulan terakhir ini Obama terus menelaah strategi perang di Aghanistan. Tepatnya setelah Jenderal Stanley McChrystal, panglima AS di Afghanistan melaporkan bahwa kondisi di negeri itu kian memburuk. Dan sekitar 40 ribu pasukan tambahan dibutuhkan untuk mengatasi gerakan perlawanan Taliban.
(ita/iy)











































