Jelang Wukuf, Petugas Haji Lakukan Ta'aruf

Laporan dari Arab Saudi

Jelang Wukuf, Petugas Haji Lakukan Ta'aruf

- detikNews
Selasa, 24 Nov 2009 05:11 WIB
Jelang Wukuf, Petugas Haji Lakukan Taaruf
Makkah - Menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji, Wukuf di Arafah yang tinggal tiga hari lagi, para petugas haji melakukan Ta'aruf (saling pengenalan). Para petugas yang berjumlah 3.500 orang ini merupakan petugas gabungan dari Tim Petugas Haji (TPHI) Kloter dan Non Kloter, yang difasilitasi oleh Panitia Penyelanggaraan Ibadah Haji (PPIH).

Acara Ta'aruf yang dihadiri Menteri Agama Suryadharma Ali, Komisi VIII DPR ini pun dilakukan di gedung pertemuan di kawasan Rusaifah, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, Senin (23/11/2009) malam waktu setempat. Pertemuan ini sekaligus untuk mengingatkan petugas agar terus meningkatkan kesabaran dan meningkatkan kinerja.

"Tak ada jalan lain, petugas harus meningkatkan kesabaran. Jamaah haji Indonesia sangat heterogen, ada yang sangat sepuh, ada yang mudah, ada yang tak sekolah, ada yang guru besar. Memberikan pelayanan terbaik kepada mereka hanya dengan kesabaran," kata Suryadharma Ali ketika dalam sambutan acara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara itu hadir pula Pelaksana Tugas Duta Besar RI untuk Arab Saudi Sukanto, Konsul Jenderal RI di Jeddah Gatot Abdullah Mansyur, Amirul Hal Bahrul Hayat, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Slamet Riyanto, Irjen Departemen Agama Suparta, Kepala Staf Teknis Urusan Haji pada Konjen RI di Jeddah Syairozi Dimyati, Kadaker Jeddah Subhan Cholid, Kadaker Madinah Cepi Supriatna, Kadaker Makkah Subakin Abdulmuthalib.

Suryadharma menilai, pelayanan terhadap jamaah haji saat ini masih sesuai dengan rencana awal. Meski demikian, menyusul pelaksanaan Armina, semua petugas harus mengerahkan semua sumber daya agar puncak ritus haji tersebut berjalan dengan baik.

Menag mengingatkan agar dalam pelaksanaan ibadah selama di Armina tidak terjadi persoalan besar, sehingga jamaah haji dapat melaksanakan ritus haji dengan lancar. Dengan demikian, mereka bisa kembali ke keluarganya masing-masing dengan selamat.

(zal/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads