"Saya ingin desas-desus, fitnah, dan kebohongan disingkirkan, dengan cara mendatangkan fakta yang sebenarnya," kata Presiden SBY dalam pengumuman sikapnya atas kasus Bank Century dan Bibit-Chandra di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2009) malam.
Sebelumnya SBY membantah isu aliran dana Century masuk ke Partai Demokrat dan kepada dirinya sebagai salah satu kontestan dalam Pilpres 2009. "Ini fitnah," kata SBY dengan nada keras.
Untuk mendatangkan data sebenarnya, SBY menyambut baik keinginan anggota DPR yang akan menggunakan hak angket. "Penggunaan hak angket Century oleh anggota dewan, saya menyambut dengan baik, agar perkara ini mendapat kejelasan, sekaligus mengetahui ada tindakan keliru dan tidak tepat," jelas dia.
Selajutnya, Presiden SBY menjanjikan akan melakukan tindakan internal dengan data audit investigatif BPK. SBY juga meminta adanya percepatan proses hukum bagi para pengelola Bank Century dan dikembalikannya dana penyertaan modal Rp 6.7 triliun kepada negara.
(asy/nrl)











































