"Kalau angket Century gagal di paripurna DPR, lebih baik di tutup saja," kata anggota Komisi IX dari FPKS, salah satu pengusung angket Century, Andi Rahmat dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Menurut Andi, jika angket Century sampai gagal, menunjukkan fungsi wakil rakyat sudah tidak ada lagi. Jadi, posisi wakil rakyat sudah tidak diperlukan lagi. "Fungsi check and balance nya sudah tidak ada, percuma saja," umpat Andi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak ingin pemerintahan menjadi kontraproduktif hanya karena rumor ini. Belum 100 hari pemerintahan berjalan, sudah begini," ujar anggota Komisi III DPR Bambang Susatyo.
Justru dengan mendukung angket Century, menurut Bambang, SBY menunjukkan komitmennya memberantas korupsi. Salah satunya, dengan membiarkan angket mengusut tuntas ke mana saja aliran dana Century.
"Mari kita buktikan bahwa tidak ada dana mengalir ke keluarga Pak SBY, tidak ada dana mengalir ke institusi yang ada disekitarnya," kata Bambang.
Karena itulah, lanjut Bambang, tidak ada alasan mengulur apalagi menggagalkan usul hak angket Century. "Tidak ada alasan bagi partai koalisi dan Partai Demokrat untuk berbalik badan dan tidak mendukung hak angket," tandasnya.
(van/yid)











































