Agung: Pelayanan Haji Sudah Transparan

Laporan dari Arab Saudi

Agung: Pelayanan Haji Sudah Transparan

- detikNews
Sabtu, 21 Nov 2009 14:00 WIB
Agung: Pelayanan Haji Sudah Transparan
Makkah - Menko Kesra Agung Laksono menilai, masalah yang berkaitan dengan pelayanan ibadah haji dapat diketahui oleh masyarakat secara transparan. Oleh karena itu, penyelenggaraannya diharapkan dari tahun ke tahun lebih baik lagi.

"Sejauh ini saya belum mendengar laporan yang menggelisahkan," kata Agung Laksono setibanya di Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah, Kamis (19/11/2009) waktu setempat.

Agung didampingi pelaksana Dubes Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur, Amirulhaj yang juga Sekjen Departemen Agama Bahrul Hayat dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Slamet Riyanto.

Agung mendatangi penumpang Kloter 82 asal bandara embarkasi Solo yang sedang mengurus proses imigrasi di pintu keluar bandara. Agung juga menanyai beberapa jamaah dan meninjau bus yang akan membawa mereka ke Makkah serta meninjau Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) yang ada di bandara.

Agung juga berharap agar Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengatasi masalah-masalah kecil yang muncul seperti transportasi, pemondokan dan penanganan kesehatan jamaah. Walau pun lokasi pemondokan jamaah di Makkah relatif jauh dari Masjidil Haram, menurut dia, hal itu tidak menjadi masalah jika pengaturan transportasinya baik.

Menurut catatan, pengangkutan jamaah dari pemondokan jamaah, khususnya yang berada di Ring 2 yang jaraknya berkisar antara dua sampai tujuh kilometer dari Masjidil Haram, sering dikeluhkan oleh jamaah. Sebab bus yang melayani mereka dari pemondokan ke Masjidil Haram (PP) sering tidak muncul.

Hal itu terjadi karena pengemudi bus "shuttle" yang disewa dari Muasassah (penyelenggara layanan haji setempat) sering mangkir dari jadwal waktu dan rute yang telah ditentukan yakni di titik-titik pemberhentian di sekitar pemondokan dan di pintu-pintu keluar Masjidil Haram.

Agung meminta agar PPIH melakukan persiapan yang lebih baik lagi, khususnya menghadapi acara puncak haji yakni wukuf di Padang Arafah, Kamis 26 November 2009 mendatang. "Tolong diperhatikan mengenai persiapan katering dan layanan kesehatan bagi jamaah," ujarnya.
(zal/nik)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads