"SBY jangan asal ngomong saja dan NATO (no action talk only). Betul-betul
mengejutkan dan kotor sekali aparat hukum ini. Presiden harus mengambil tindakan tegas dan berani," ujar mantan Mantan Danpuspom TNI Syamsu Djalal di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2009).
Syamsu mengingatkan, sebagai seorang prajurit TNI, SBY harusnya bisa memegang teguh sumpah prajurit dan sapta marga yang pernah diucapkannya.
"SBY jangan takut salah sebagai presiden dan prajurit TNI dan SBY bukan prajurit Bhayangkara. Seperti slogan TNI di Batujajar, Bandung, kalau anda ragu-ragu mending pulang saja," kata mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung ini.
Syamsu menilai, SBY saat bertugas di TNI mempunyai sifat peragu dan terbawa hingga memimpin bangsa Indonesia.
"Pak Wiranto, Pak Prabowo tahu karakter SBY. Bagaimana senior-senior itu bekerja dengan SBY, tahu itu," ceritanya.
(fiq/nwk)











































