PD Tuding Angket Century Hambat Program 100 Hari SBY

PD Tuding Angket Century Hambat Program 100 Hari SBY

- detikNews
Jumat, 20 Nov 2009 17:51 WIB
PD Tuding Angket Century Hambat Program 100 Hari SBY
Jakarta - Bergulirnya hak angket Bank Century membuat gerah Partai Demokrat (PD). Partai yang didirikan oleh Presiden SBY ini menuding angket tersebut telah menghambat program 100 hari yang tengah dijalankan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

"Biarkan pemerintah berkonsentrasi menyelenggarakan program 100 hari. SBY baru menjadi presiden beberapa bulan sudah diganggu dengan angket Century. Pemerintah ingin fokus melaksanakan program 100 hari," kata Wakil Ketua Komisi XI DPR Achsanul Qosasi dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/11/2009).

Karena gerah itulah PD merasa perlu memberi pernyataan ke publik terkait bergulirnya hak angket ini. Sebab PD menilai angket ini akan menghambat masuknya investor ke Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak bisa kita lama-lama diam. Kita harus klarifikasi juga ke publik. Kalau terus-terusan begini, nanti investor tidak ada yang mau masuk lagi," kata Qosasi.

Politisi Partai Demokrat ini juga mempersoalkan salah satu materi angket yang meminta agar BPK mengaudit PPATK. "PPATK itu kan lembaga perbankan yang sangat rahasia, tidak boleh dibuka. Kalau tetap dibuka, investor akan lari dari Indonesia," tegas Qosasi.

Hal serupa disampaikan anggota Komisi I dari PD, Ramadan Pohan. Mantan Pemred Harian Jurnal Nasional ini mengatakan angket Century bisa merusak cintra Indonesia di dunia internasional.

"Berilah kesempatan Pak SBY menunjukkan kinerjanya. Jangan belum apa-apa sudah dihakimi, dipolitisasi ini itu. Baru beberapa bulan sudah dipolitisasi ini itu, tidak baik di mata luar negeri. Harga diri Indonesia harus dipertahankan," kata Ramadan.

Saat ini angket Century telah disetujui di Badan Musyawarah (Bamus) dan tinggal disetujui di rapat paripurna yang akan digelar 1 Desember.

(sho/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads