"Saya senang pada Pak Taufiq karena kacang tidak lupa pada kulitnya. Dia diangkat menjadi Ketua MPR karena dukungan Demokrat, tidak seperti yang lain," kata anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul sambil tertawa.
Hal ini disampaikan diaย dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/11/2009). Ruhut didampingi anggota DPR Komisi I Ramadhan Pohan dan Wakil Ketua Komisi XI Achsanul Qosasi.
Menurut dia, hak angket Century layu sebelum berkembang. Untuk menggolkannya, kata dia, paling tidak dibutuhkan 28 tanda tangan anggota dewan.
"Baru bisa proses angket. TK saja belum tanda tangan, apalagi kami. Ini logika hukumnya kan," ujar Ruhut dengan nada berapi-api. Pernyataan Ruhut pun langsung disambut sorakan dari wartawan, "Huuuuuu...!."
Ruhut yakin anggota DPR yang meneken hak angket akan beralih saat usulan tersebut diajukan di sidang paripurna.
"Boleh saja bilang 224 yang sudah teken. Tetapi, yang kemarin sudah tanda tangan ini akan beralih di paripurna. Jadi ini layu sebelum berkembang," cetus dia.
"Bank Century ini saya takut seperti yang dulu-dulu. Angketnya layu sebelum berkembang. Yang sudah tanda tangan, saya beritahu menyesal. Sepertinya, banyak yang akan mundur," lanjut pria yang juga pemain sinetron ini.
Selain itu, menurut dia, belum ada ketua fraksi di DPR yang menyatakan fraksinya mendukung angket Century.
"Yang namanya ketua fraksi sampai sekarang tidak pernah menyatakan fraksi kami mendukung angket Century, nggak ada. Biasalah dalam partai ada saja anak yang bandel. Hubungan ketua fraksi mesra dan sepakat menunggu audit BPK," papar dia.
(aan/iy)











































