Tak Berani Berisiko, SBY Tak Miliki Strong Leadership

Tak Berani Berisiko, SBY Tak Miliki Strong Leadership

- detikNews
Jumat, 20 Nov 2009 12:12 WIB
Tak Berani Berisiko, SBY Tak Miliki Strong Leadership
Jakarta - Presiden SBY dinilai lumpuh dalam hal kepemimpinan. Hal ini terlihat SBY tidak berani mengambil risiko untuk segera mengikuti rekomendasi Tim 8 yang meminta kasus Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah dihentikan.

"Dari kasus Bibit dan Chandra, di situ kelihatan tidak ada strong leadership yang dimiliki oleh SBY. Dia lumpuh sebagai leader," ujar pengamat politik dari UI, Rocky Gerung.

Hal itu dikatakan Rocky saat talkshow DPD RI bertema "Bagaimana Mengelola Pemerintahan yang Baik" di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (20//11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun SBY tidak juga mengikuti rekomendasi tim 8, namun tampaknya SBY tetap ingin merangkul Tim 8 sekaligus juga Kejaksaan dan Kepolisian. Sikap inilah yang dinilai Rocky sebagai sikap yang tidak mau mengambil risiko.

"Risiko sebagai pemerintah tidak mau diambil sementara pesona kekuasaannya tetap dipertontonkan," ujar Rocky.

Rocky menambahkan, sebenarnya kabinet SBY dari awal telah dimulai dengan ide-ide bagus dan optimisme, terutama ketika menggelar National Summit. Namun setelah National Summit digelar, muncullah "Criminal Summit". Itu mempertaruhkan leadership SBY, sejauh mana SBY bisa merespons bola liar yang menggelinding sekarang.

"Namun respons SBY malah melempar bola lagi ke institusi lain, dia tidak berani mengambil risiko. Bola ini dilemparkan kembali ke Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4)," tandasnya.

Seperti diberitakan, UKP4 yang dipimpin Kuntoro Mangkusubroto diberi tugas SBY untuk berkoordinasi dengan instansi terkait dan menyusun langkah memberantas mafia hukum.

(amd/nrl)


Berita Terkait