DPRD Bakal Panggil Dinas Kesehatan Bali

Jual Beli Vaksin Rabies

DPRD Bakal Panggil Dinas Kesehatan Bali

- detikNews
Jumat, 20 Nov 2009 08:35 WIB
DPRD Bakal Panggil Dinas Kesehatan Bali
Buleleng - Kasus vaksin anti rabies (VAR) yang dijual RSUD Buleleng kepada pasien YG (8) seharga Rp 188 ribu mendapat sorotan dewan. DPRD Bali bakal memanggil Dinas Kesehatan (Diskes) Bali untuk meminta klarifikasi.

"Kasus jual beli VAR sangat memalukan. DPRD Bali akan segera memanggil Diskes Bali untuk minta keterangan," kata anggota Komisi IV DPRD Bali Ketut Mandia kepada detikcom, Jumat (20/11/2009).

Mandia menambahkan kasus VAR yang dijual oleh RSUD Buleleng telah menyalahi prosedur. Seharusnya, VAR yang telah disubsidi oleh pemerintah dibagikan gratis bukan dijual kepada pasien. "Kita berharap tidak ada kejadian serupa karena akan membebani rakyat," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Kamis (19/11), DPRD Buleleng melakukan sidak ke RSUD Buleleng untuk mengetahui kasus jual beli VAR di rumah sakit tersebut. Ketua DPRD Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan mendesak agar oknum yang menjual VAR tersebut dimutasikan.

Dalam sidak tersebut, Direktur RSUD Buleleng dr Nyoman Mardana berkilah tidak menjual VAR kepada pasien. Pihaknya berjanji mengembalikan uang tersebut kepada pasein serta mengganti VAR yang telah dibeli di apotik Giri Putri. Pasien sebelumnya disarankan membeli VAR di apotik milik koperasi karyawan ini dengan alasan kehabisan VAR gratis.
(gds/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads