Jangan Merasa Ditekan, SBY Harus Responsif

Rekomendasi Akhir Tim 8

Jangan Merasa Ditekan, SBY Harus Responsif

- detikNews
Jumat, 20 Nov 2009 02:15 WIB
Jangan Merasa Ditekan, SBY Harus Responsif
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta dirinya tidak didesak untuk mengambil langkah yang melampaui kewenangannya dalam kasus Bibit-Chandra. SBY jangan merasa tertekan namun harus responsif dengan rekomendasi Tim 8.

"Presiden jangan merasa ditekan, tetapi harus responsif," kata Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin kepada detikcom, Kamis (19/11/2009).

Menurut Izzul, SBY memang tidak harus untuk memerintahkan polisi mengeluarkan SP3 kasus Bibit-Chandra. Setidaknya, SBY dapat memenuhi keinginan publik dengan mengganti Kapolri dan Jaksa Agung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang dengan sendirinya bisa dibaca jelas apa makna dari tindakan itu," tambahnya.

SBY memiliki wewenang untuk mengganti dua pejabat tersebut. Terlebih mereka berdua sedang habis-habisan dikritik oleh publik.

Jika SBY tidak juga melakukan itu, publik akan bertanya-tanya latar belakang mempertahankan kedua orang tersebut. "Jika Presiden masih ragu-ragu dengan kewenangannya itu, sebaiknya Presiden kembali menginventarisir apa saja kewenangannya supaya tidak gamang mengambil tindakan," tandasnya.

(mok/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads