Tak Terbukti, Jamaah Suspect Flu Babi Dipulangkan ke Kloternya

Tak Terbukti, Jamaah Suspect Flu Babi Dipulangkan ke Kloternya

- detikNews
Jumat, 20 Nov 2009 00:02 WIB
Tak Terbukti, Jamaah Suspect Flu Babi Dipulangkan ke Kloternya
Makkah - Balai Pengobatan Haji Indonesisa (BPHI) mengaku sudah memulangkan dua jamaah calon haji yang diduga suspect flu babi (H1H1). Kedua orang jamaah calon haji ini telah dipulangkan ke kloter atau sektornya masing-masing.

"Dua pasien yang sembuh sudah dipulangkan ke sektor masing-masing," kata Direktur BPHI Daerah Kerja Makkah, dr Anita Risari SpPD, yang ditemui di kawasan Kholidiyah, Makkah, Kamis (19/11/2009).

Anita juga mengaku ada jamaah lainnya yang diduga suspect flu babi, namun hingga saat ini masih dalam observasi dan terus melakukan pemantauan dan menunggu tes serologi dari pihak rumah sakit di Arab Saudi. Para jamaah yang diduga suspect flu babi ini diketahui ketika menjalani perawatan, saat dilakukan tes darah dan cairan tenggorokan melalui tes serologi.

Ketika dites darahnya memang diduga virus flu babi, tapi ketika dites serologi ternyata negatif. "Tapi yang paling meyakinkan ya tes serologinya," jelasnya.

Anita mengatakan, selama menjalani perawatan di rumah sakit pasien diberikan obat-obatan termasuk tami flu yag diberikan dua kali sehari dan bila kondisinya juga tidak membaik akan dirujuk ke rumah sakit yang ada di Arab Saudi. Namun demikian, kondisi pasien yang menjalani perawatan saat ini mengalami perkembangan lebih baik.

"Karena itu dua pasien kita pulangkan untuk menjalani perawatan di sektor. Semua yang menjalani perawatan di BPHI saat ini kondisinya tidak membahayakan dan terus membaik," tukasnya.

Mengenai persediaan obat tami flu diakuinya sangat mencukupi untuk jamaah yang membutuhkan. Karena sejak jauh hari BPHI sudah melakukan antisipasi.

Anita menegaskan bahwa virus H1N1 tidak membahayakan seperti pada kasus flu burung (H5N1). "Jadi jamaah tidak perlu khawatir," tambahnya.

Anita menilai bila kondisi fisik jamaah atau pasiennya bagus tidak perlu ada yang dikhawatirkan. "Yang perlu dihindari adalah terjadinya komplikasi," tambahnya.

Anita mengimbau para jamaah selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci supaya menjaga kesehatannya agar tidak mudah terkena penyakit. "Untuk yang akan berangkat pada gelombang terakhir supaya mempersiapkan diri sebaik mungkin kondisi kesehatannya. Dan jangan lupa setibanya di Arab Saudi semua jamaah supaya mengenakan masker," pungkasnya.

(zal/nvc)


Berita Terkait