Dicecar Wartawan Soal Pemanggilan Media Massa, Mabes Polri Bungkam

Dicecar Wartawan Soal Pemanggilan Media Massa, Mabes Polri Bungkam

- detikNews
Jumat, 20 Nov 2009 00:12 WIB
Dicecar Wartawan Soal Pemanggilan Media Massa, Mabes Polri Bungkam
Jakarta - Dua media cetak, Kompas dan Seputar Indonesia akan dipanggil Mabes Polri terkait pemberitaan mereka tentang transkrip penyadapan di Mahkamah Kontitusi (MK). Pejabat Polri yang kebetulan sedang rapat di ruang Komisi III pun langsung diserbu wartawan.

Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Dik Dik Mulyana menjadi buruan media. Ia berondong latar belakang dipanggilnya dua media tersebut.

"Kenapa polisi panggil media? Apa alasannya?" tanya wartawan usai rapat kerja antara Komisi III dengan Polri, Kejagung, dan KPK di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (19/11/2009) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukannya menjawab, Dik dik justru seperti menghindar. Ia sengaja tidak langsung keluar ruangan dan lebih memilih bertahan beberapa saat di dalam ruang rapat.

Di luar ruang sidang pun hingga parkiran mobil, wartawan masih terus bertanya ke Dik dik. Namun akhirnya Dik dik menyerah.

"Saya masih koordinasi dengan penyidik, saya belum bisa terangkan apa-apa," jawab Dik dik singkat sambil masuk ke dalam mobil.

Jawaban serupa juga diberikan oleh Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD). "Saya belum tahu, nanti saya koordinasi dengan Kabareskrim," kata BHD.

(mok/nvc)


Berita Terkait