Ekor dan badan heli ditemukan terpisah. Bagian-bagian heli itu dievakuasi sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (19/11/2009).
Evakuasi sempat terganggu derasnya arus air didalam air dan lumpur. Sebanyak 15 penyelam dari SARDA Jateng, Basarnas, dan TNI AL agak kesulitan mengevakuasi bangkai heli jenis Bolcow tersebut.
Evakuasi melibatkan tiga kapal, dua milik TNI AL dan satu milik Basarnas. Setelah ditemukan dan diangkat, bangkai heli dibawa kapal navigasi atau suar 11.
"Bisa (dibawa) ke Lanal atau pelabuhan. Yang jelas, setelah diselidiki, bangkai heli akan dibawa ke Surabaya," kata Kepala Humas Basarnas, Gagah Prakoso.
Heli milik Basarnas jatuh dan tenggelam, Rabu (18/11) kemarin. Lima awaknya selamat, tapi tiga diantaranya terluka.
Heli tersebut digunakan sebagai alat pendukung latihan dasar gabungan Basarnas untuk free jump. Kegiatan yang diikuti anggota Basarnas Semarang, Jakarta, Makassar, dan Kendari itu dihentikan sementara, tapi menurut rencana akan dilanjutkan di lokasi lain.
(try/djo)











































