Aksi memalukan itu terjadi di kampus UMI II, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (19/11/2009).
Para intelektual muda ini tak hanya sekadar baku hantam. Mereka juga main lempar batu dan benda keras lainnya. Bahkan senjata tajam pun ikut dihunus. Alhasil, para mahasiswa itu tak ubahnya kaum berandalan.
Tak jelas apa penyebab kedua kelompok mahasiswa tersebut tawuran. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, mahasiswa teknik mesin tiba-tiba diserang mahasiswa teknik sipil saat sedang kuliah. Akibat serangan mendadak itu, satu orang mahasiswa teknik mesin luka terkena sabetan senjata tajam.
Demikian pula dengan satu orang mahasiswa teknik sipil yang terkena senjata tajam di bagian kepala. Selanjutnya perang terbuka pun terjadi. Kedua kelompok saling kejar di dalam kampus
"Mereka lari sambil membawa parang. Kami langsung menghindar dan mencari tempat yang aman, kami tak mau terlibat dengan mereka," pungkas Yones.
Tak lama berselang, puluhan anggota Polres Makassar Timur tiba di lokasi kejadian. Aparat yang dipimpin Wakapolres Makassar Timur, Kompol Muh Ridwan, langsung menghalau para mahasiswa. Mereka juga melakukan penyisiran dan menyita belasan senjata tajam
(mna/djo)











































