"FPD sejak awal berpendirian bahwa follow up terhadap angket Bank Century akan kamitentukan setelah DPR mendapat audit investigasi dari BPK," kata Ketua Fraksi FPDAnas Urbaningrum sebelum rapat Bamus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/11/2009).
Sikap PD ini statis sejak awal dibicarakan usul hak angket Century. Anas bedalih ingin mendapat informasi lebih dalam soal ada atau tidaknya unsur pidana dari hasil audit BPK. "Kami ingin mendapat informasi cukup dari BPK," imbuh Anas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain FPD lain lagi FPG. Fraksi Partai Golkar memilih ikut suara terbanyak. "Prinsipnya kalau mayoritas ingin sekarang, Golkar ikut serta, tapi kalau menunggu audit BPK ya kita setuju juga," kata Wakil Ketua DPR dari FPG Priyo Budi Santoso.
Menurut Priyo, Golkar memang ingin mengusung angket Century, tetapi tidak sendirian. "FPG akan bersama-sama mengawal hak angket ini namun seyogyanya harus dibicarakan matang-matang dan tidak tergesa-gesa," kata Priyo.
"Kemungkinannya, apakah hari ini akan digulirkan menjadi hak angket atau tidak. Apakah kita menunggu audit investigasi BPK atau bagaimana, memang ada baiknya kita tunggu hasil akhir BPK sehingga kita punya pertimbangan matang," tutup Priyo bimbang.
(van/yid)











































