Hal itu disampaikan oleh Presiden AS Barack Obama dalam konferensi pers bersama Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Myung-bak di Seoul, Korsel seperti dilansir News.com.au, Kamis (19/11/2009).
"Mereka belum juga bisa mengatakan 'ya' jadi sebagai konsekuensinya, kami telah memulai pembicaraan dengan mitra-mitra internasional kami mengenai pentingnya konsekuensi," kata Obama dalam kunjungan kenegaraannya ke Korsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah AS dan negara-negara Barat lainnya telah lama menuding Iran diam-diam berupaya mengembangkan senjata atom lewat program nuklir yang dijalankannya. Namun pemerintah Iran berulang kali menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai yakni sebagai pembangkit energi.
(ita/nrl)











































