Benny: Incumbent Banyak Omong, Tidak Mau Tertib

Benny: Incumbent Banyak Omong, Tidak Mau Tertib

- detikNews
Kamis, 19 Nov 2009 11:50 WIB
Benny: Incumbent Banyak Omong, Tidak Mau Tertib
Jakarta - Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman mengkritik sikap dan prilaku anggota Komisi III DPR yang sudah lama (incumbent). Menurut Benny, banyak anggota lama yang tidak tertib dan mengulur rapat kerja yang berlangsung dengan banyak bicara.

"Incumbent ini kebiasaannya ngomong lama-lama, tidak mau tertib," kata Benny dalam rapat kerja antara Komisi III DPR dengan KPK, Polri, Kejagung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/11/2009).

Benny mengomentari sejumlah anggota Komisi III DPR yang sudah berpengalaman lebih banyak bicara ketimbang anggota baru.

Sebelumnya, anggota dari FPKS Nasir Jamil bicara sekitar 20 menit. Padahal disarankan anggota bicara sekitar 3 menit sedangkan rata-rata anggota bicara 10 menit.

Nasir mengungkapkan kekecewannya kepada jajaran Jaksa Agung, khususnya Jampidsus Marwan Effendi, terkait rekomendasi Tim 8 untuk kasus Bibit dan Chandra.

"Seorang Jampidsus Marwan Effendi mengatakan Presiden tidak boleh intervensi, tidak boleh ini itu, kalau zaman Orde Baru sudah dicampakkan ke pulau terpencil. Bahkan Jaksa Agung pun tidak berani mengatakan seperti itu," ujar Nasir.

Tapi Nasir bertujuan baik, Nasir ingin Jaksa Agung melihat fakta secara menyeluruh, tidak mengambil keputusan tanpa dasar.

"Artinya sekarang sudah zaman terbuka, sudah layaknya Kejaksaan membuka masukan dari kalangan internal," kata Nasir.

Tadi malam, dalam acara yang sama, anggota Komisi III DPR dari FPDIP Panda Nababan juga berbicara panjang lebar. Panda diapresiasi Benny meskipun buntutnya mendapat kritik.

"Saya perlu jelaskan mengapa Saya beri kesempatan kepada Panda Nababan begitu lama. Beliau menjadi anggota DPR sejak 1999 dan di komisi 3 beliau yang paling lama," kata Benny usai mendengar ceramah Panda semalam.

"Beliau yang ikut membidangi Undang-Undang ini (KPK, Polri, dan Kejagung), walaupun kadang-kadang menjadi target KPK," tutup Benny disambut senyum dan tawa seisi ruang rapat.

(van/yid)


Berita Terkait