"Bagi Jaksel, angka tersebut sangat tinggi dan membuat kami harus selalu siaga dan meningkatkan pengamanan. Dibandingkan dengan wilayah lain, seperti Jakarta Utara itu 90 sepeda motor per bulanya," kata Kapolres Jaksel Kombes Gatot Eddy Pramono saat ramah tamah dengan wartawan di sebuah restoran di bilangan Melawai, Rabu malam (19/11/2009).
Wilayah hukum Polres Jaksel membawahi 10 kecamatan di Jaksel ditambah 2 kecamatan di Tangerang Selatan yaitu Ciputat dan Pamulang. Menurut mantan Kapolres Depok tersebut, guna menekan laju pencurian, pihaknya mengoptimalkan 85 unit mobil patroli di berbagai pospol serta menyebar puluhan polisi reserse di tempat-tempat keramaian seperti pasar, jalan macet serta stasiun/terminal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, pihaknya terus menggalakkan peran masyarakat dari siskamling hingga pengamanan swadaya lainnya. Diharapkan dengan sistem terpadu tersebut, setiap tindak kejahatan langsung cepat terungkap seperti kejahatan jalanan yaitu congkel spion, rampok, kapak merah, modus ban gembes dan ranmor.
"Sebagai contoh, kami menempatkan polisi berpakaian preman di Jalan Gatot Soebroto-Kuningan untuk mencegah maling congkel spion setiap harinya. Terlebih di saat jam macet. Tapi sekali lagi, masyarakatlah yang menjadi mitra utama kami untuk mengamankan Jakarta," ujarnya.
(asp/nrl)











































