Arbi: Itu kan Kewajiban Dia, Bukan Dipaksa

SBY Tak Mau Dipaksa

Arbi: Itu kan Kewajiban Dia, Bukan Dipaksa

- detikNews
Kamis, 19 Nov 2009 10:08 WIB
Jakarta - Dalam menyikapi rekomendasi Tim 8, Presiden SBY mengatakan tak mau dipaksa melakukan sesuatu di luar kewenangan dia. Pernyataan SBY tersebut dinilai hanya berkilah karena posisi dia saat ini tengah terjepit.

"Kok dipaksa? Itu kan kewajiban dia, bukan dipaksa. Memangnya rakyat diktator kok memaksa? Dia itu yang bisa jadi diktator. Itu hanya berkilah saja dia," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit pada detikcom, Kamis (19/11/2009).

Menurut Arbi, SBY tidak segera menyikapi rekomendasi Tim 8 karena 2 hal. Pertama, karakter SBY memang lambat. Kedua, SBY terlalu berhati-hati mengingat kasus ini membuat dia terjepit.

"Kenapa terjepit? Karena kemelut hukum ini antara lain menyangkut posisi kekuasaan dia, terutama terkait dengan Bank Century di mana polisi membela dia, sedangkan yang dilakukan KPK bisa berakibat pada pertanyaan tentang kekuasaan politiknya. Makanya dia jadi bingung," kata Arbi.

Pada Rabu kemarin, SBY berpidato,"Jangan pula saya sebagai Presiden didorong, dipaksa mengambil langkah yang bukan wewenang saya. Karena kalau saya lakukan, itu artinya saya melawan konstitusi."
(sho/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini