"Beliau merasa agak spesial saat pelemparan kendaraan," kata Komandan Paspampres Mayjen Marciano Norman usai bertemu dengan JK di Markas Paspampres, Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2009).
Mobil yang ditumpangi JK dilempar batu dua kali saat meluncur dari rumah dinas di Jalan Diponegoro menuju kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada 30 April. Saat itu, JK hendak mengikuti pengajian jamaah tabligh yang dipimpin KH Cecep Firdauz di Masjid Kebon Jeruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua personel Paspamres langsung turun dari salah satu mobil yang mengiringi mobil JK. Mereka meringkus orang itu dan diserahkan ke Polsek Gambir. Setelah diperiksa, diketahui pria bernama Zulkarnain yang melempar batu ternyata orang gila.
"Ternyata yang melakukan itu orang yang kurang waras," kata Marciano.
Marciano mengatakan, tugas Paspampres untuk mengamankan JK akan berakhir pada 20 November. Nantinya, pengamanan mantan wakil presiden akan diserahkan kepada Polri.
(ken/nrl)










































