Sering Tidak Patuh, JK Minta Maaf pada Paspampres

Sering Tidak Patuh, JK Minta Maaf pada Paspampres

- detikNews
Rabu, 18 Nov 2009 15:11 WIB
Sering Tidak Patuh, JK Minta Maaf pada Paspampres
Jakarta - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meminta maaf kepada Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) karena sering tidak mematuhi prosedur pengamanan. Permintaan maaf ini disampaikan dalam kunjungannya ke Markas Komando Paspampres.

"Saya minta maaf karena beberapa hal yang tentu saya sering keluar jalur, diarahkan ke kanan tapi saya ke kiri," ujar JK dalam sambutannya saat melakukan kunjungan ke Markas Komando Paspampres di Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2009).

Sebelumnya JK menyampaikan terima kasih kepada Paspampres yang telah melakukan pengamanan bagi dirinya selama dia menjalankan tugas sebagai wakil presiden. Kunjungan dilakukan dalam rangka berakhirnya masa tugas Paspampres untuk JK pada 20 November mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya minta maaf karena sering melanggar aturan, terbang malam dan sebagainya. Karena kalau tanpa itu, saya tidak bisa menjalankan tugas," tutur dia.

Dalam sambutannya, JK juga mengaku bahwa dirinya sering mengakali Paspampres. Menurut dia, hal itu dilakukan saat melakukan kunjungan keluarga. JK berdalih dirinya tidak ingin merepotkan Paspampres yang harus menggelar pemeriksaan terhadap setiap tamu yang datang.

"Saya mohon maaf juga karena saya tidak ingin menyulitkan," kata JK yang didampingi istrinya, Ny Mufidah Kalla.

Keliling Mako

Pada kunjungan selama 15 menit ini, JK berkeliling ke beberapa bagian gedung Markas Komando Paspampres. JK melihat-lihat ruangan, dan juga para staf yang sedang sibuk melaksanakan perencanaan pengamanan Presiden. Kunjungan dilakukan hingga ke ruang perpustakaan dan ruang fitnes pasukan.

"Kami membuat acara tur ke gedung ini untuk melihat bagaimana perencanaan pengamanan Presiden itu dilaksanakan. Selama ini yang ditunjukkan adalah bagaimana kita melakukan latihan. Kali ini kita akan melihat bagaimana para prajurut, pegawai negeri dan para staf yang terlibat dalam perencanaan," ujar Komandan Paspampres Mayjen Marciano Norman.

(nvc/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads