Alasannya, mereka khawatir akan efek samping vaksin tersebut ataupun menganggap virus flu babi tidak terlalu membahayakan.
Demikian hasil survei para dokter di Inggris yang dipolling oleh majalah Inggris, Pulse dan dilansir kantor berita Reuters, Rabu (18/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan menurut para dokter, lebih sulit membujuk wanita hamil untuk menerima vaksin flu babi.
"Pada semua wanita hamil yang kami tawari (vaksin), saya pikir hanya sekitar satu dari 20 yang setuju," kata Dr Chris Udenze, dokter keluarga yang di Nottingham.
Inggris telah memulai program vaksinasi flu babi pada 21 Oktober untuk pasien-pasien rumah sakit berisiko tinggi, pekerja medis garis depan, anak-anak dalam kelompok risiko flu musiman, wanita hamil dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
(ita/nrl)










































