"Ketika latihan terjun ke laut selesai, heli itu naik kembali. Tapi tiba-tiba jatuh," ujar Kabag Humas Basarnas, Gagah Prakoso, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (18/11/2009).
Gagah mengaku belum tahu pasti penyebab jatuhnya heli tersebut. Menurutnya, saat ini tim investigasi telah berangkat ke TKP dari Bandara Juanda, Surabaya untuk melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut.
Gagah menjelaskan, heli yang jatuh beregistrasi HR 1520. Heli yang dipiloti Kapten Mursidi dan kopilot Lettu Wahyu itu berangkat dari Bandara Ahmad Yani, Semarang pukul 09.00 WIB. Heli itu juga mengangkut 3 orang lainnya, yakni Nur Isrodin dan Michael dari Basarnas Pusat dan Slamet Wijaya dari Basarnas Semarang.
Mengenai kondisi pesawat Gagah menegaskan dalam keadaan layak terbang. "Semua pesawat yang terbang harus layak terbang," kata dia.
Sebelumnya, heli milik SAR Jateng jatuh saat digunakan untuk latihan di Pantai Marina, Jateng. Helikopter naas tersebut terjatuh di laut, sekitar 200 hingga 300 meter dari bibir pantai.
(nik/djo)











































