Keputusan Presiden Harus Konkret, Jangan Sebatas Pidato

Rekomendasi Final Tim 8

Keputusan Presiden Harus Konkret, Jangan Sebatas Pidato

- detikNews
Rabu, 18 Nov 2009 05:16 WIB
Keputusan Presiden Harus Konkret, Jangan Sebatas Pidato
Jakarta - Tim 8 membuat rekomendasi cukup konkret atas kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Presiden SBY diminta agar mengeluarkan sikap yang sejalan dengan kesimpulan Tim 8.

"Presiden harus apresiasi kerja Tim 8, maka keputusannya pun harus konkret jangan sebatas pidato saja," kata peneliti hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri diansyah saat dihubungi detikcom, Selasa (17/11/2009) malam.

Menurut Febri, temuan Tim 8 merupakan narasi kecil dari rusaknya institusi hukum Indonesia. Karenanya, masih banyak tugas yang harus dikerjakan untuk mengungkap mafia hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden harus serius membenah wajah bopeng penegakan hukum kita. Temuan Tim 8 itu terlihat di sana ada persekongkolan tingkat tinggi," tegasnya.

Febri menegaskan, rekomendasi Tim 8 sebagian besar memberikan harapan kepada publik. Namun, jika tidak diiringin sikap tegas SBY, maka rekomendasi tersebut menjadi mandulย 

"Penyidik juga harus diberi sanksi, diperiksa dan dilihat apakah ada perintah atau paksaan," imbuhnya.

Dalam rekomendasinya, Tim 8 menyimpulkan kasus Bibit dan Chandra harus distop. Pasalnya, penyidik tidak memiliki bukti yang kuat untuk menuduh dua wakil ketua KPK nonaktif tersebut melakukan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang.

(ape/mpr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads