Peristiwa penembakan yang menewaskan warga Jalan Pelita, Limo, Depok ini terjadi pada Selasa (17/11/2009) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut informasi yang dikumpulkan, saat itu Subagyo dan keempat orang temannya sesama supir angkot bermain kartu di sebuah rumah kosong di Pangkalan 25, Jalan Limo Raya, Kelurahan Limo, Depok.
Tiba-tiba datang enam orang polisi yang turun dari sebuah mobil kijang kemudian langsung menggerebek aktivitas tersebut. Saat itu terdengar teriakan peringatan yang ditujukan aparat kepada pelaku. Tak lama kemudian, terdengar suara tembakan sebanyak tiga kali.
Polisi sempat membawa korban ke Rumah Sakit Peri Kasih, Pangkalan Jati. Karena Rumah Sakit Peri Kasih tak sanggup menangani, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sayangnya, nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi.
"Saat penggerebekan saya dirumah. Saya tahunya suami sudah meninggal di RS Polri," kata Lia saat dihubungi detikcom, Rabu(12/11/2009).
Lia yang dihubungi saat masih berada di RS Polri, mengatakan, keluarga tidak diizinkan untuk melihat secara penuh kondisi jasad sang suami. Pihak rumah sakit hanya mengizinkan Lia melihat wajah Subagyo.
Β
"Kita tidak tahu harus bagaimana. Kita cuma dibolehkan melihat mukanya saja," ujar Lia setengah menangis.
(mpr/ape)











































