"Sebagai mitra koalisi, kami minta Pak SBY agar menterinya dijewer. Jika dalam 100 hari ini tak selesai kami minta Pak SBY menggunakan hak prerogatifnya untuk mencopot. Karena di kita ini nggak ada budaya mundur," kata Ketua FPKB Marwan Jafar.
Hal itu dikatakan Marwan dalam diskusi bertajuk 'Krisis Listrik' di ruang FPKB di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2009). Hadir juga dalam diskusi pengamat energi Dr Kurtubi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini masalah basic need rakyat," kataย Marwan yang juga penulis buku 'Energynomics' ini.
Sementara itu, Kurtubi menjelaskan, krisis listrik yang terjadi saat ini adalah cermin nyata dari kinerja pemerintah, khususnya Menteri ESDM, yang buruk.
Pemadaman listrik, jelas Kurtubi, telah membawa kerugian bagi para pelaku usaha dan berdampak buruk bagi investasi. Akibatnya kerugian pun dialami semua kalangan termasuk sektor rumah tangga. "Saya mendukung PLN direformasi," pinta Kurtubi.
(lrn/gah)











































