FPPP Minta Ada Kesabaran Politik

Skandal Bank Century

FPPP Minta Ada Kesabaran Politik

- detikNews
Selasa, 17 Nov 2009 16:30 WIB
FPPP Minta Ada Kesabaran Politik
Jakarta - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) menghargai sikap penggagas usul hak angket Bank Century sebagai bagian dari hak anggota DPR. Namun, FPPP meminta pengajuan angket menunggu audit BPK dulu.

"Karena Komisi XI periode lalu sudah minta BPK mengaudit, maka fraksi meminta ada kesabaran politik teman-teman. Jangan terburu-buru," ujar ketua FPPP Hasrul Azwar kepada detikcom di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/11/2009).

Menurut Hasrul, setelah audit BPK itu selesai dilakukan dan dilaporkan kepada Komisi XI, barulah angket itu bisa dilanjutkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasrul mengatakan, FPPP meminta kasus Bank Century ini diaudit secara jujur dan tidak sarat kepentingan politik. Kalau kemudian audit BPK menemukan adanya dugaan tindak pidana dalam skandal yang diduga merugikan negara Rp 6,7 triliun itu, FPPP meminta ada penegakan hukum.

"Sikap kita jelas. Meminta kasus Bank Century ini dibuka sejelas-jelasnya hingga terang benderang dan tidak melebar kemana-mana," ujarnya.

Hasrul juga menegaskan fraksinya tidak akan berkoalisi dengan skandal menutupi tindak pidana. Jika memang ada pihak yang bersalah, FPPP mendukung untuk dilakukan penindakan hukum.

Hasrul menegaskan, tidak ada kebijakan fraksi untuk melarang anggotanya ikut mendukung Hak Angket Bank Century. Namun, fraksi juga tidak mendukung atau menolak. Setiap anggota diberi kebebasan untuk ikut mendukung atau tidak.

"Itu bagian ijtihad politik anggota. Kami tidak ada sanksi apa-apa tapi juga tidak menganjurkan," tandasnya.

FPPP belum menentukan sikap resminya terhadap hak angket Bank Century. 15 anggotanya tercatat ikut menandatangani angket yang sudah berjumlah 210 orang pendukung ini.

(Rez/yid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads