Berdasar pantauan detikcom sejak pagi, Selasa (17/11/2007), dua ratusan orang berjubel di ruang sidang utama PN Jaksel tempat sidang itu digelar. Tidak sedikit yang sengaja mengambil posisi dekat alat pengeras suara agar lebih jelas mendengarkan keterangan petinggi Polri yang dipanggil.
"Saya penasaran dengan kasus ini, kok katanya ada rekayasa dan sebagainya. Jadi ingin mengikuti langsung," kata Fahri, warga Bekasi di PN Jaksel, Jl Ampera Raya.
"Saya sudah dua kali ke sini. Kasusnya kan menarik," sahut Rofik yang duduk di sampingnya.
Karena keterbatasan kapasitas ruang sidang, banyak juga pengunjung sidang yang memantau dari layar monitor di luar ruang. Mereka membentuk kelompok-kelompok kecil dan sesekali saling mengomentari keterangan yang disampaikan.
Tiga dari sejumlah petinggi Polri yang hari ini dimintai keterangan adalah Hadiatmoko (staf ahli Kapolri dan mantan Wakabareskrim Mabes Polri), M Iriawan (mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya) dan Tornagogo Sihombing. Nama mereka disebut Wiliardi Wizar melakukan rekayasa BAP sehingga memberatkan Antasari Azhar.
Di dalam sidang pekan lalu, Wiliardi mengaku dirinya mendapat tekanan dari petinggi Polri agar menandatangani BAP tentang keterlibatan Antasari.
(lh/nrl)











































