"Iya, saya sudah dengar juga kalau Pak Surya Paloh mau pindah ke Hanura. Itu berarti pengurus DPP Golkar sekarang dianggap kurang akomodatif," kata Yuddy kepada detikcom, Selasa (17/11/2009).
Menurut mantan politisi Golkar ini, kepindahan dirinya dan Surya Paloh ke partai lain menunjukkan kewibawaan Golkar mulai menurun. Buktinya, para kader terbaiknya malah memilih meninggalkan partai ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apakah kepindahan dirinya dan Surya Paloh juga akan membawa gerbongnya selama ini, Yuddy menjawab diplomatis, "Lihat saja nanti. Itu teman-teman akan tahu pada waktunya."
Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Surya Paloh (SP) akan meninggalkan Partai Golkar dan hengkang ke Partai Hanura. Isu tersebut dibenarkan oleh salah satu orang dekat Surya, Ariadi Ahmad.
Menurut dia, sampai saat ini memang belum ada keputusan resmi, tetapi sudah ada pembicaraan dan penjajakan yang lebih intensif. Menurut mantan pengurus DPP Golkar periode 2004-2009 ini, alasan kepindahan Surya dari Golkar karena partai yang membesarkannya selama ini sudah tidak memiliki spirit perjuangan yang bisa diterima rakyat.
"Hanura itu ideologinya kan nggak beda jauh dengan Golkar. Pikiran-pikiran seperti itu ada memang. Apalagi saat ini partai ini sudah tidak ada lagi idealismenya," kata Ariadi kepada detikcom.
(van/nrl)










































