Sikap Obama itu dikecam oleh para pengkritik Obama. Apalagi selama ini sejumlah kritikus menuding Obama telah mempercepat penurunan AS sebagai superpower dunia dengan menjadi terlalu segan saat berhadapan dengan pemimpin dunia lainnya.
Meski sebagian komentar mengenai sikap Obama itu bernada negatif, namun sejumlah pengamat politik membela Obama.
"Menurut saya itu sikap kebaikan hati," kata pengamat politik Donna Brazile seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (17/11/2009).
Menurut aktivis Partai Demokrat itu, sikap menunduk itu tampaknya dimaksudkan untuk menunjukkan niat baik antara kedua negara yang saling menghormati.
Acara-acara talk show politik di AS telah berulang kali menayangkan momen Obama menunduk tersebut. Menurut para pengkritik, Obama seharusnya berdiri tegak saat mewakili Amerika di luar negeri.
"Saya tidak tahu kenapa Presiden Obama berpikir itu pantas. Mungkin dia pikir itu akan bagus di Jepang. Tapi tidak pantas bagi seorang presiden Amerika untuk menunduk di depan orang asing," cetus kritikus William Kristol di acara Fox News Sunday.
Bahkan menurutnya, sikap Obama itu menunjukkan AS telah menjadi lemah dan terlalu segan di bawah pemerintahan Obama.
(ita/nrl)











































