"Visi-misi tentang peran BIN ke depan, tentu kan bukan hanya masalah keamanan saja, menangani soal separatis, teroris, dan sosial. Tetapi sekarang juga masalah ekonomi," kata Kepala BIN Sutanto usai rapat kerja dengan Komisi I DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2009).
Menurut mantan Kapolri ini, masalah-masalah ekonomi perlu juga mendapatkan pengawasan karena terkait langsung dengan masyarakat. "Kita tahu, masalah ekonomi pun harus kita amankan. Karena tumpuan kita untuk sejahtera, ya masalah ekonomi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tugas divisi ekonomi adalah mengawasi gerakan-gerakan ekonomi. Misalnya, di bursa saham, pasar modal, perindustrian, perpajakan, dan energi, dan lain-lain.
Sutanto menjamin pengembangan tugas kerja BIN ke depan akan tetap memadukan dengan semangat demokratisasi yang sedang berkembang. "Kita kan di negeri demokrasi sekarang, kita intelijen yang mendukung berjalannya proses demokrasi yang baik," terang Tanto.
"Sebagai contoh, kendala di masa lalu di bidang politik. Masalah DPT misalnya, harusnya kita bisa menyelesaikan DPT dengan KTP atau SIN. Seandainya dari dulu kita terapkan, tidak ada masalah DPT," tutupnya.
(gun/nrl)











































